Published with Blogger-droid v1.7.4
mardi 9 octobre 2012
jeudi 5 juillet 2012
Big change.
Good morning :)
Setelah sekian lama ngga posting, akhirnya sekarang ada lagi yah..
No no, bukan berarti aku melupakan blogging. Nggak sama sekali. Cuman memang memilih untuk vakum untuk sementara waktu sampai menemukan mood blogging itu kembali.
Kali ini aku mau meminta maaf sebesar besarnya untuk para readers blog yang mencari artikel-artikel lama yang memuat tentang aku & ario, those contents have been deleted.
Sengaja memang di delete, supaya tidak mengganggu hubungan kami dengan pasangan-pasangan kami selanjutnya, toh itu juga masih cinta monyet. Masih cinta goblok-goblokan masa SMA.
Jadi mohon maaf buat beberapa readers yang suka banget baca artikel-artikel tentang itu, mungkin suatu saat bisa tergantikan dengan posting-posting lain yang lebih tidak cheesy. Hahahaha
Warm hugs,
Me ☺
Setelah sekian lama ngga posting, akhirnya sekarang ada lagi yah..
No no, bukan berarti aku melupakan blogging. Nggak sama sekali. Cuman memang memilih untuk vakum untuk sementara waktu sampai menemukan mood blogging itu kembali.
Kali ini aku mau meminta maaf sebesar besarnya untuk para readers blog yang mencari artikel-artikel lama yang memuat tentang aku & ario, those contents have been deleted.
Sengaja memang di delete, supaya tidak mengganggu hubungan kami dengan pasangan-pasangan kami selanjutnya, toh itu juga masih cinta monyet. Masih cinta goblok-goblokan masa SMA.
Jadi mohon maaf buat beberapa readers yang suka banget baca artikel-artikel tentang itu, mungkin suatu saat bisa tergantikan dengan posting-posting lain yang lebih tidak cheesy. Hahahaha
Warm hugs,
Me ☺
samedi 11 février 2012
Hanya tulisan dari jenuh di apitan menit dan detik.
Jeritkan namaku, jeritkan di dalam relung yang sayup.
Jeritkan diantara sepi yang ramai,
Jeritkan diantara gelap yang benderang.
Oh! Mungkin tak sudi terngiang nama yang merindumu. Acuh.
Dari pojok dimensi yang berbeda, aku menusuk menatap.
Meskipun tak gamblang dan tak asa merengkuh.
Diam diam di balik sembunyi aku mengagumimu.
Aku dungu, kau bulan bergandeng bintang.
Aku bodoh, kau melangkah dengan lantang.
Menyapu desir nafsuku yang mengambang sayu,
Bagai diserbu tentara seribu berbanding satu.
Telanjangi aku dengan senyummu, cumbu aku dengan tatapanmu.
Yang aku tahu ini hanya maya lalu,
ilusi fana dari syaraf cemburu
Yang terbakar oleh api rindu.
Bibir menyangsikan kealfaan ragamu.
Kau hanya satu diantara jutaan bintang biru,
yang berhasil mengunci laju hati meragu,
Merasuk senyap yang gaduh dalam rayu.
Jeritkan diantara sepi yang ramai,
Jeritkan diantara gelap yang benderang.
Oh! Mungkin tak sudi terngiang nama yang merindumu. Acuh.
Dari pojok dimensi yang berbeda, aku menusuk menatap.
Meskipun tak gamblang dan tak asa merengkuh.
Diam diam di balik sembunyi aku mengagumimu.
Aku dungu, kau bulan bergandeng bintang.
Aku bodoh, kau melangkah dengan lantang.
Menyapu desir nafsuku yang mengambang sayu,
Bagai diserbu tentara seribu berbanding satu.
Telanjangi aku dengan senyummu, cumbu aku dengan tatapanmu.
Yang aku tahu ini hanya maya lalu,
ilusi fana dari syaraf cemburu
Yang terbakar oleh api rindu.
Bibir menyangsikan kealfaan ragamu.
Kau hanya satu diantara jutaan bintang biru,
yang berhasil mengunci laju hati meragu,
Merasuk senyap yang gaduh dalam rayu.
samedi 28 janvier 2012
Terimakasih, love! :)
I woke up, and he told me to check my email and I found a mail from him, with my full name as its subject. I read it and I smiled, he's my boy.
"Payungi saja malam ini biar teduh segala gelapnya dari musim penghujan.
Ulangi segala perputaran bulan lalu pindahkan ke sisi berikutnya agar terdiam.
Tidurlah hey sayang. Mungkin tak ada pelukan mesra dariku tapi kau tahu bahwa aku selalu memimpikanmu kan?
Untung saja kali ini terdengar hu-hu burung hantu yang mungkin saja sebenarnya aku mengigau.
Pertama adalah segala kerinduan akan hangatnya pagi, lalu dirimu.
Rasanya seperti mimpi. Sungguh. Klise bukan? Tapi perlahan semuanya bergerak terendap.
Andai aku bisa terbang, maka aku terbang. Mungkin jatuh pun, aku akan jatuh ke pelukanmu.
Dan selanjutnya ada yang bertanya. “Tapi cinta bisa salah.”
Nah, bukannya itu pernyataan bukan pertanyaan bukan? Entahlah.
Yang terakhir kudengar adalah tak pernah ada jawaban untuk pertanyaan yang selalu kita dengungkan.
Akhirnya lebih baik bila kita cari sendiri jawaban itu kan. Jawaban untuk sebuah pertanyaan lalu pernyataan. Atau sebaliknya. “Baiklah, kita lakukan.”
Perhatikan dan lihatlah. Jalan kita masih sangat panjang.
Akan tetapi cinta hanya sanggup hinggap di sudut orang yang percaya dan mendengar.
Rasanya seperti hal yang tak bisa dirumuskan oleh kesepuluh jari kita sendiri. Ya. Bahkan jari kita sendiri.
Andai aku bisa terbang, maka aku terbang. Mungkin aku jatuh pun, aku akan jatuh ke kesepuluh jarimu, agar mungkin bisa kau rumuskan cintaku.
Mungkin sambil kau tutup matamu. Disini ada negeri, negeri para peri.
Ia benar benar melihat, kedalam frase perputaran rotasi bumi. Biasanya aku sambil melihat keluar jendela.
Tapi dia terkejut. Siapa si dia? Tidak. Tidak. Lebih tepatnya dia itu siapa?
Aku mengenalnya ternyata dia melantur mungkin sembunyi di sudut gelap seribu satu dongeng.
Aku ingin menuliskan nama kita di selembar angin. Entah semarang, surabaya, atau bandung.
Yang mungkin aku tak peduli asalkan tertulis nama kita. Bahkan mungkin di ketiganya.
Ujung pembicaraan pembicaraan kita pun tertangkap dalam sebuah inisial. Tanpa kutipan. Kita yang mengutip, lebih asik.
Waktu akan selalu bertambah tua dan dewasa. “Tapi kemana?” Kamu tahu hal itu juga bukan?
Itu pertama kali kulihat kamu tersipu. Tersipu pada matahari? Lalu sinarnya jatuh berguguran.
Dan akhirnya tertempel di senyummu. Tapi itu bukan matahari. Itu kamu.
Itu kamu yang bersinar mesra selayaknya embun pagi pada mentari.
Yang mungkin kamu tempuh, lihat dirimu. Semakin berusaha untuk kupetik kata ‘ya’ dari mulutmu.
Akan semakin kusadari, aku jatuh cinta padamu. Kecepatan penuh, gas pol.
Sebuah mata itu terus mencari. Tapi suatu dayamu telah menarikku padamu. Kamu menemukanmu, atau aku yang menemukanmu.
Aku mematung. Itu kamu didepanku."
-Kukuh Rizal Arfianto
"Payungi saja malam ini biar teduh segala gelapnya dari musim penghujan.
Ulangi segala perputaran bulan lalu pindahkan ke sisi berikutnya agar terdiam.
Tidurlah hey sayang. Mungkin tak ada pelukan mesra dariku tapi kau tahu bahwa aku selalu memimpikanmu kan?
Untung saja kali ini terdengar hu-hu burung hantu yang mungkin saja sebenarnya aku mengigau.
Pertama adalah segala kerinduan akan hangatnya pagi, lalu dirimu.
Rasanya seperti mimpi. Sungguh. Klise bukan? Tapi perlahan semuanya bergerak terendap.
Andai aku bisa terbang, maka aku terbang. Mungkin jatuh pun, aku akan jatuh ke pelukanmu.
Dan selanjutnya ada yang bertanya. “Tapi cinta bisa salah.”
Nah, bukannya itu pernyataan bukan pertanyaan bukan? Entahlah.
Yang terakhir kudengar adalah tak pernah ada jawaban untuk pertanyaan yang selalu kita dengungkan.
Akhirnya lebih baik bila kita cari sendiri jawaban itu kan. Jawaban untuk sebuah pertanyaan lalu pernyataan. Atau sebaliknya. “Baiklah, kita lakukan.”
Perhatikan dan lihatlah. Jalan kita masih sangat panjang.
Akan tetapi cinta hanya sanggup hinggap di sudut orang yang percaya dan mendengar.
Rasanya seperti hal yang tak bisa dirumuskan oleh kesepuluh jari kita sendiri. Ya. Bahkan jari kita sendiri.
Andai aku bisa terbang, maka aku terbang. Mungkin aku jatuh pun, aku akan jatuh ke kesepuluh jarimu, agar mungkin bisa kau rumuskan cintaku.
Mungkin sambil kau tutup matamu. Disini ada negeri, negeri para peri.
Ia benar benar melihat, kedalam frase perputaran rotasi bumi. Biasanya aku sambil melihat keluar jendela.
Tapi dia terkejut. Siapa si dia? Tidak. Tidak. Lebih tepatnya dia itu siapa?
Aku mengenalnya ternyata dia melantur mungkin sembunyi di sudut gelap seribu satu dongeng.
Aku ingin menuliskan nama kita di selembar angin. Entah semarang, surabaya, atau bandung.
Yang mungkin aku tak peduli asalkan tertulis nama kita. Bahkan mungkin di ketiganya.
Ujung pembicaraan pembicaraan kita pun tertangkap dalam sebuah inisial. Tanpa kutipan. Kita yang mengutip, lebih asik.
Waktu akan selalu bertambah tua dan dewasa. “Tapi kemana?” Kamu tahu hal itu juga bukan?
Itu pertama kali kulihat kamu tersipu. Tersipu pada matahari? Lalu sinarnya jatuh berguguran.
Dan akhirnya tertempel di senyummu. Tapi itu bukan matahari. Itu kamu.
Itu kamu yang bersinar mesra selayaknya embun pagi pada mentari.
Yang mungkin kamu tempuh, lihat dirimu. Semakin berusaha untuk kupetik kata ‘ya’ dari mulutmu.
Akan semakin kusadari, aku jatuh cinta padamu. Kecepatan penuh, gas pol.
Sebuah mata itu terus mencari. Tapi suatu dayamu telah menarikku padamu. Kamu menemukanmu, atau aku yang menemukanmu.
Aku mematung. Itu kamu didepanku."
-Kukuh Rizal Arfianto
mercredi 4 janvier 2012
Maaf ini bukan perubahan pencitraan; Ini adalah kembali jadi diri sendiri.
sebagai pembukaan, boleh lah aku bilang aku semacam muak.
iya, aku muak.
some of you, well, many of you told me i've changed. katanya aku yang sekarang ngga unju munju dan stuffs like that.
di posting ini -- yang sebenarnya bagiku bukanlah sebuah posting. soalnya ini isinya adalah klarifikasi atas judgement teman2 yang bisa dibilang baru kenal aku pas aku pacaran sama Ario -- aku pengen bilang kalo aku yang sekarang ini bukan menjadi seseorang yang lain. no.
jadi, tahun lalu aku diubah oleh sang ex untuk menjadi unyu munyu menye rapuh dan berkepribadian palsu. yaaaa at least itu palsu bagiku karena aku dituntut menjadi seseorang yang bukan aku. freak.
sekarang karena aku sudah lama move on dan meng-gdr-kan dia, aku kembali menjadi aku yang dulu.
aku yang bitchy (remember, bitchy and slutty are hell differrent) dan jauh lebih cuek.
and people starts to stutter. yaAllah, don't you have something else to e discussed or what?
tapi ya gapapa sih. i take it as a risk of my changes.
cuma buat FYI aja untuk kalian kalo aku tidak berubah. namun aku kembali menjadi diriku yang sebenarnya.
period.
iya, aku muak.
some of you, well, many of you told me i've changed. katanya aku yang sekarang ngga unju munju dan stuffs like that.
di posting ini -- yang sebenarnya bagiku bukanlah sebuah posting. soalnya ini isinya adalah klarifikasi atas judgement teman2 yang bisa dibilang baru kenal aku pas aku pacaran sama Ario -- aku pengen bilang kalo aku yang sekarang ini bukan menjadi seseorang yang lain. no.
jadi, tahun lalu aku diubah oleh sang ex untuk menjadi unyu munyu menye rapuh dan berkepribadian palsu. yaaaa at least itu palsu bagiku karena aku dituntut menjadi seseorang yang bukan aku. freak.
sekarang karena aku sudah lama move on dan meng-gdr-kan dia, aku kembali menjadi aku yang dulu.
aku yang bitchy (remember, bitchy and slutty are hell differrent) dan jauh lebih cuek.
and people starts to stutter. yaAllah, don't you have something else to e discussed or what?
tapi ya gapapa sih. i take it as a risk of my changes.
cuma buat FYI aja untuk kalian kalo aku tidak berubah. namun aku kembali menjadi diriku yang sebenarnya.
period.
Selamat Pagi dan HNY 2012
Selamat pagi dan sayangnya aku lagi not in the mood for anything.
...........wes ta mood kan buat mengucapkan Happy New Year 2012, guys! lalu yauda.
tahun yang jarenya armageddon ini dibuka dengan super nice sekali dengan #TSISL Ternyata Sekali Ini Saja Lagi (yang menurut kawan) merupakan sholat ied bagi klan mblodet despro yang diadakan setiap tahun (dan sampai TSISL kemarin) diadakan di rumah Mas Anggra di Ngagel.
bertemu banyak orang dan terutama mas mas yang asik abis yang kemudian diatas jam 10 malam pada ndolop semua karena 'ramuan cinta racikan alus' nya Mas Damis.
maaf merepotkan Boreyalis karena kemarin saya ndolop super karena menenggak ramuan yang oke itu banyak banyak yeah jadinya Boreyalis harus menjaga saya supaya tidak lose control pada saat dubstep dan melakukan 'hal yang diinginkan' bersama sesama kaum yang sedang dolop. Merci beaucoup, mon amie!
Lalu kemudian saya menyumetkan rokok seorang ndolop super yang, well, pretty much attracting me. Tapi ini rahasiya jadi disimpen dalam hati aja. Orang ndolop yang bikin sering masuk ke aplikasi kepala kuning nyengir lebar nyaris all the time.
Pulang dari TSISL jam 2 pagi kalo mata saya ga salah lalu kita ke McD rungkut buat makan dan menyadarkan diri sebentar dari efek ramuan cinta Mas Damis. Disitu sepertinya aku dan Boreyalis membicarakan suatu kepentingan sikret yang oke punya. Karena sikret jadi ngomong dalam hati.
Sampe rumah jam lima pagi, lalu langsung tepar dan jam tiga sore langsung cabut ke bandara karena harus kembali ke ranah epik feyler; The end.
ps: perbedaan dunia antara aku dan 'Tangi' sepertinya membuat kita akan berpisah. Single is not a crime, right?
lundi 3 octobre 2011
Check up lagi, Elisabeth lagi. Hore?
Semacam menjadikan rumah sakit St. Elisabeth jadi rumah kedua.
Harusnya mereka makin bangga dong dikunjungi oleh wanita molek macam mbak anya huahahaha soalnya sepertinya belakangan ini frekuensiku masuk sini kok makin meningkat.
Seingetku baru sekitar 3 hari yang lalu aku dari sini, eh sekarang kesini lagi.
Ke Dokter Joko, tepatnya profesor sih, spesialis penyakit dalam.
IHIY dokterku keren, jadi inget mantan kepala sekolahku waktu SMP yang kumisnya bener2 ky pagar kabupaten kalo kata Anggi.
Oiya, check up gini berarti ijin pulang sekolah lho.
Perasaan daridulu aku kok jadi murid dispensasi terus ya?
Gampang pulang nya hahaha (semacam bersyukur punya orangtua yang amat sangat hyper perhatian. Well, bahasa kasarnya sih memanjakan. Banget.)
Sakit dikit pulang, ya emang soalnya bukan penyakit yang bisa disembuhkan cuma dengan paramex ato decolgen ato obeha aja.
Tapi di Don Bosko ini aku mendingan banget lho, dulu waktu di Smanisda aku sering pulang karena kebelet eek juga.
Aku jijik sama wc sekolahan.. Sampe sekarang :|
Jadi aku berusaha gimana caranya supaya ngga kebelet eek ato kebelet pipis di sekolah.
Nehi, big no.
Mending pulang trus eek dirumah, bersih, sekalian bolos HAHA mama memahami kok.
Lagian walaupun aku mbolosan dan keliatannya males banget sekolah, aku tetep ada di dalem 5 besar dong. Ihiy.
Berkat temen2 sekelas yang solid dan mau merelakan waktunya buat ngajarin kalo ketinggalan. *toel sitik ah*
Ah, kalo bicara tentang Smanisda mau ngga mau aku tetep keingetan sama Bintang, Bonkul, Wanda, Caca, Nindy, Ayu, Tehak, Meak, Tari, Mada, Icha, Tio, Arsya, Kodok, Odie, dan lain lain.
I miss you guys so much hiks
Tunggu mami pas natalan ya, nanti mami tumpas itu anak kelas satu yang berandalan plus sok iye.
Hahahaha
Aku lagi duduk di depan cenal cenil seperti biasa, arem2nya tak ambil semua habisnya tinggal tiga sih kalo aku kehabisan gimana? :|
Ini kayaknya lg nunggu jam praktek ato jam kontrol sih? Aku ga seberapa paham, tapi nganggur banget guys.
Pengen jalan sama Sita sama anak2 lagi.
Apalagi besok Sita pulang.
Oiya, satu pesen lagi. Buat kamu, hey, yang dulu sempet deket denganku,
Kamu kok sombong sih? Apa aku aja yg ga kebiasa kalo kamu perlakuin biasa ya? Hahaha
Nevermind deh, yang penting kamu bisa move on dari aku aja udah bagus.
Semoga cepet jadian sama gebetan baru (katanya sama sepupunya mantannya angus ya? Yang username twitternya kalo dibaca sampe bikin sumbing itu loh)
God bless you yah mastum, have a blasting life! ;)
Udah ah, pegel sendiri ngetik di tab lama2, aku mau nyusulin mama papa yang pindah tempat duduk.
Daritadi ga nyusulin soalnya ribet sama tab sendiri buat blogging hahaha
Salam tingting to all my readers,
Emuah pake ch #emuach <3
Harusnya mereka makin bangga dong dikunjungi oleh wanita molek macam mbak anya huahahaha soalnya sepertinya belakangan ini frekuensiku masuk sini kok makin meningkat.
Seingetku baru sekitar 3 hari yang lalu aku dari sini, eh sekarang kesini lagi.
Ke Dokter Joko, tepatnya profesor sih, spesialis penyakit dalam.
IHIY dokterku keren, jadi inget mantan kepala sekolahku waktu SMP yang kumisnya bener2 ky pagar kabupaten kalo kata Anggi.
Oiya, check up gini berarti ijin pulang sekolah lho.
Perasaan daridulu aku kok jadi murid dispensasi terus ya?
Gampang pulang nya hahaha (semacam bersyukur punya orangtua yang amat sangat hyper perhatian. Well, bahasa kasarnya sih memanjakan. Banget.)
Sakit dikit pulang, ya emang soalnya bukan penyakit yang bisa disembuhkan cuma dengan paramex ato decolgen ato obeha aja.
Tapi di Don Bosko ini aku mendingan banget lho, dulu waktu di Smanisda aku sering pulang karena kebelet eek juga.
Aku jijik sama wc sekolahan.. Sampe sekarang :|
Jadi aku berusaha gimana caranya supaya ngga kebelet eek ato kebelet pipis di sekolah.
Nehi, big no.
Mending pulang trus eek dirumah, bersih, sekalian bolos HAHA mama memahami kok.
Lagian walaupun aku mbolosan dan keliatannya males banget sekolah, aku tetep ada di dalem 5 besar dong. Ihiy.
Berkat temen2 sekelas yang solid dan mau merelakan waktunya buat ngajarin kalo ketinggalan. *toel sitik ah*
Ah, kalo bicara tentang Smanisda mau ngga mau aku tetep keingetan sama Bintang, Bonkul, Wanda, Caca, Nindy, Ayu, Tehak, Meak, Tari, Mada, Icha, Tio, Arsya, Kodok, Odie, dan lain lain.
I miss you guys so much hiks
Tunggu mami pas natalan ya, nanti mami tumpas itu anak kelas satu yang berandalan plus sok iye.
Hahahaha
Aku lagi duduk di depan cenal cenil seperti biasa, arem2nya tak ambil semua habisnya tinggal tiga sih kalo aku kehabisan gimana? :|
Ini kayaknya lg nunggu jam praktek ato jam kontrol sih? Aku ga seberapa paham, tapi nganggur banget guys.
Pengen jalan sama Sita sama anak2 lagi.
Apalagi besok Sita pulang.
Oiya, satu pesen lagi. Buat kamu, hey, yang dulu sempet deket denganku,
Kamu kok sombong sih? Apa aku aja yg ga kebiasa kalo kamu perlakuin biasa ya? Hahaha
Nevermind deh, yang penting kamu bisa move on dari aku aja udah bagus.
Semoga cepet jadian sama gebetan baru (katanya sama sepupunya mantannya angus ya? Yang username twitternya kalo dibaca sampe bikin sumbing itu loh)
God bless you yah mastum, have a blasting life! ;)
Udah ah, pegel sendiri ngetik di tab lama2, aku mau nyusulin mama papa yang pindah tempat duduk.
Daritadi ga nyusulin soalnya ribet sama tab sendiri buat blogging hahaha
Salam tingting to all my readers,
Emuah pake ch #emuach <3
mercredi 14 septembre 2011
Pradnyaparamita
sehabis dapet bbm dari dek rida yang bilang kalo arti namaku bagus,
aku iseng2 search di Google tentang namaku.
eh ketemu.....
dan aku ga nyangka arti namaku bagus (ʃ⌣ƪ)
makasih ya bunda sama ayah ♥
aku iseng2 search di Google tentang namaku.
eh ketemu.....
dan aku ga nyangka arti namaku bagus (ʃ⌣ƪ)
makasih ya bunda sama ayah ♥
lundi 28 mars 2011
vendredi 25 mars 2011
jeudi 24 mars 2011
Pourquoi le mensonge?
-Anjanètte B.
Why people like to tell lies?
Why don't they just tell the truth and accept the consequences of what they've done instead of telling lies which probably make the situation worse?
Or why don't they just do the right thing by not breaking the rules they've dealt or doing things but stay in the line to avoid telling lies to the-people-they-think-are-worth-to-be-lied-for?
Where does the truth go?
Where's the honesty?
Why people are so afraid facing the consequences?
Don't they think that it makes them get untruthful time by time?
Don't they think that lying makes people respect them less?
It gives me no idea.
I'm ANJA (please type it in capitals everytime you say my name. :fyi), and I'm fed up with lies.
Screwed
Rencana hari ini sih shooting buat tugas bahasa indonesia gitu. Dari pagi ampe malem lah anak-anak bilangnya kemarin di rumah pake gembar gembor and they looked totally excited. Semangat pada ngompor kalo hari ini harus pada ngumpul di rumah aku jam delapan PAS MANTAP katanya. Okelah.
And the reality talks... Ternyata pada ngga jadi karena FAI mendadak ga bisa karena ada urusan AFS dan EFOS. She told us that those things could be delayed for our shoots. Ternyata engga. Yang lain juga mbulet ga selesai-selesai debat masalah skenario. Mana urusan skenario tuh yang bikin si Fai. Asugakseh.
Okay so shooting hari ini tampaknya dibatalkan.
And the reality talks... Ternyata pada ngga jadi karena FAI mendadak ga bisa karena ada urusan AFS dan EFOS. She told us that those things could be delayed for our shoots. Ternyata engga. Yang lain juga mbulet ga selesai-selesai debat masalah skenario. Mana urusan skenario tuh yang bikin si Fai. Asugakseh.
Okay so shooting hari ini tampaknya dibatalkan.
merci beaucoup Borealys!
After begging thousand times to my beloved almost-bisexual friend, Borealys, finally she made me this words-of-heart-spilling-place. Merci beaucoup, sweetheart! :*
bonjour!
hello. this is Anja. this is my officially box of secrets that you no need to fucking know.
enjoy! cheers
enjoy! cheers
Inscription à :
Articles (Atom)

